Hallo
Readers!!! Apa kabar ?
Senang
sekali rasanya hari ini saya dapat kembali memposting dan berbagai sesuatu
pengetahuan dan informasi yang baru ke temen- temen semua. Oiya, kali ini saya
mau membahas dan memberikan informasi mengenai “Peranan Psikologi Pelayanan
dalam Industri Pariwisata”. Nah, saya yakin pasti temen-temen akan
bertanya-tanya kan mengenai hal ini dan mungkin akan muncul berbagai pertanyaan
mengenai keterikatannya misalnya : emang ada ya kaitannya psikologi dengan
industri pariwisata?, dsb. Baiklah untuk itu buat menghilangkan rasa bingung
dan penasaran kalian akan setiap pertanyaan yang saat ini muncul di pikirian
kalian. So, let’s start :)
Baiklah
readers sebelumnya kita jauh membicarakan tentang peranan psikologi pelayanan
dalam industri pariwisata. Ada baiknya pasti untuk kita mengetahui dulu apasih
itu psikologi? Apasih perbedaannya dengan psikologi pelayanan?
Jadi
readers, Psikologi merupakan sesuatu yang sangat
dibutuhkan karena kita dilahirkan sebagai makhluk sosial yang selalu
berhubungan antara yang satu dengan yang lainnya. Dalam berhubungan dengan
manusia kita memerlukan ilmu psikologi. Berikut pengertian psikologi menurut
para ahli :
- Menurut Plato, Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat, hakekat dan hidup jiwa manusia (psyche = jiwa, logos = ilmu pengetahuan).
- Menurut Mc Dougal, Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia atau human behavior.
So, intinya dari pengertian psikologi jika kita ambil
singkatnya Psikologi adalah ilmu yang mempelajari diri (jiwa) manusia.
Membicarakan jiwa manusia. Berikut dibawah ini adalah skema mengenai komponen
yang ada di jiwa manusia :
Nah, readers dari skema di atas kita dapat belajar kalo diri
seseorang yang sehat secara jiwanya adalah seseorang yang bisa menyatukan self
concept, ideal self, dan true self menjadi satu. Kenapa? Ya karena 3 komponen
yang ada di humanistic adalah satu kesatuan maka dari itu untuk memiliki diri
yang sehat kita harus mampu menyatukan ke-3 elemen tersebut.
Selanjutnya, readers setelah kita membahas psikologi saya mau
bahas nih mengenai pelayanan. Oh iya, Readers sebelumnya kalian tau gak sih
pengertian pelayanan? Baiklah kalo kalian masih bingung atau belum paham ini
saya coba kasih pengertian ya mengenai definisi pelayanan. Pelayanan adalah Proses Interaksi antara seseorang yang
berupaya memenuhikebutuhan dengan sesorangyang ingin terpenuhi kebutuhannya,
yaitu antara pelanggan/tamu/klien/nasabah/pasien/dan para petugas/
karyawan/pegawai. Dalam Bahasa Inggris ‘Pelayanan’ adalah ‘SERVICE’, dan
dibawah ini akan diuraikan ilustrasi tentang pengertian SERVICE, yang
masing-masing huruf dapat diuraikan sebagai berikut:
S = Smile For Everyone (Senyum kepada setiap orang)
E = Excellent
in everything we do (Selalu
melakukan yang terbaik dalam bekerja)
Pelayan
yang terbaik dalam bekerja akan menghasilkan kesan yang baik terhadap
pelanggan/orang yang kita layani.
R = Reaching
out to every guest with hospitality (Menghadapi
setiap tamu dengan ramah)
Setiap tamu pasti akan senang jika
dilayani dengan ramah.
V = Viewing
every guest as special (Memandang
pelanggan sebagai orang special/istimewa)
I = Inviting
guest to return (Mengundang pelanggan untuk datang
kembali)
Salah satu contoh pelayanan
yang baik adalah datangnya pelanggan kembali yang dapat diartikan pelanggan
menyukai pelayanan yang diberikan.
C = Creating
a warm atmosphere (Menciptakan
suasana hangat saat berhadapan dengan tamu)
E = Eye
contact that shows we care
(Kontak mata dengan tamu untuk menunjukkan bahwa kita penuh perhatian terhadap
tamu)
Jadi
readers setelah kalian sudah mengetahui apa itu Pelayanan, tapi tau gak sih
kalian bagaimanakah cara kita memberikan pelayanan yang baik? Berikut adalah
hal- hal yang perlu diperhatikan dalam memberikan pelayanan :
a.Membangun Citra Positif
Dalam
memberikan pelayanan haruslah membangun citra positif yang dapat dibangun
dengan cara tersenyum dan juga berpenampilan (Grooming) yang baik.
b.Berusaha mengerti terlebih
dahulu
Mengerti atas
pekerjaan yang akan dilakukan dan juga mengerti apa yang dibutuhkan oleh pelanggan.
c.Mengenal Karakter pelanggan
Pahami
karakteristik seseorang yang anda layani sehingga kita tahu bagaimana
memberikan pelayanan yang baik.
Lalu
readers setelah kita bahas mengenai definisi psikologi dan pelayanan. Lalu
taukah kalian apa itu Psikologi Pelayanan? Jadi, Psikologi Pelayanan
adalah Ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia dalam proses
interaksi kerja di industri jasa pelayanan, yaitu antara
pelanggan/tamu/klien/nasabah/pasien dan para petugas/pegawai/karyawan.
So,
readers membicarakan tentang kepribadian saya mau menginformasikan nih readers
tanpa kalian sadari ada loh faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan
kepribadian kita.Berikut faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian seseorang
:
1.
80% faktor kepribadian seseorang di pengaruhi dari lingkungannya (Teori
Nurture).
2.
20% faktor kepribadian seseorang di pengaruhi dari keturunan (Teori Nature).
3.
Gabungan dari ke-2 faktor tersebut (Teori Konvergensi)
Tau
gak sih kalian kenapa kita harus tau mengetahui juga tentang kepribadian pada
saat belajar psikologi pelayanan? Jawabannya simple kok tujuan itu supaya kita
dapat memahami karakter kepribadian diri kita sendiri terlebih dahulu sehingga
kedepannya dapat membantu kita dengan mudah memahami karakter customers kita
dan dapat memberikan pelayanan yang amat sangat memuaskan dan pastinya can make
something memorable to them.
So,
readers setelah kalian mengetahui tujuannya saya mau sharing nih mengenai 4
komponen yang ada di diri seseorang sehingga menimbulkan kepribadian dari orang
itu sendiri. Berikut skema4 komponen tersebut :
Sebetulnya
4 komponen ini semuanya saling berelasi kepribadian kita itu muncul awalnya
dari yang namanya “Motive” nah motive ini adalah suatu keinginan kita atau bisa
dikatakan sebagai kebutuhan kita, lalu setelah itu kita akan menunjukkan
“Personaliti” kita terhadap apa yang kita inginkan, setelah itu muncullah
“Eksepektasi” yaitu sesuatu yang kita harapkan dari orang lain terhadap apa
yang kita inginkan, dan yang terakhir semua itu akan terlihat dari “Perilaku”
atau tingkah laku kita. Dari komponen-komponen ini kita dapat belajar memahami
diri kita sendiri dan juga memahami customers kita selanjutnya sehingga kedepannya
kita dapat memberikan pelayanan sesuai dengan apa yang diinginkan dan di
ekspektasikan si customers melalui tingkah laku perilaku yang di tunjukkan dan
dengan demikian kita dapat membuat customers menjadi puas dengan pelayanan
excellent yang kita berikan.
Selain
itu juga ada beberapa ahli yang mempunyai teori masing-masing tentang cara
mengetahui seseorang itu ada memiliki kepribadian yang seperti apa. Berikut
teori menurut para ahli :
Teori A. Maslow
a. Aktualisasi ( Self-Actualization
)
b. Harga ( Esteem )
c. Cinta ( Love / Belonging
)
d. Aman ( Safety )
e. Dasar ( Physicological )
Teori Mc. Clelland
a. Achievement ( Prestasi )
Seseorang
yang memiliki sifat achievement merupakan orang-orang yang gigih dalam
melakukan seuatu, prestasif, bertanggung jawab, terbuka ter hadap kritik,
kritis terhadap peluang, suka tantangan , kreatif, dan senantiasa belajar
b. Power ( Kekuasaan )
Seseorang
yang memiliki sifat power merupakan orang-orang yang dapat mempengaruhi orang lain,
prestise, memiliki rasa kekuasaan yang tinggi. Suka menguasai, mementingkan
status.
c. Affiliation ( Relasi yang banyak )
Seseorang
yang memiliki sifat affiliation adalah orang-orang yang akrab, suka dengan
kebersamaan, humble, ceria, seru, ramai diantara teman, mencintai persahabatan.
Oiya
readers kita bisa tau juga loh sebenernya kepribadian kita itu seperti apa
terus kita juga bisa mengetahui kepribadian yang di butuhkan di industry
pariwisata itu seperti apa. Berikut ada beberapa point untuk kita mengetahui
kepribadian kita :
Energi
: Inner
(Tertutup)
-
Outer (Terbuka)
Informasi
: Sensing (Melalui
Indra)
-
Intuiting (Melalui Feeling)
Decision Making : Thinking -
Feeling
Style
: Judging
(Straight) -
Persiping (Easy going)
So
gimana readers? Kalian sudah tau belum nih kalian orang yang memiliki
kepribadian apa achievement, power, atau affiliation? Lalu kalian orang yang
seperti apa sih inner/outer, sensing/intuiting, thinking/feeling,
judging/straight? Seru kan ya belajar mengenali diri kita sendiri hehe. Oiya
dari sini juga nantinya kalian bisa cek loh profesi apa yang cocok dengan
kepribadian kalian.
Readers!!
Saat kita sudah mengetahui kepribadian kita tentu hal itu sangatlah baik
sehingga nantinya kita bisa tau loh cara menangani customers. Tapi tau gak sih
kalian yang namanya bekerja kan pasti di tuntut untuk memiliki sikap profesionalisme
nah begitu juga halnya menyangkut dengan kepribadian. Di industri pariwisata
sendiri perusahaan cenderung lebih banyak memilih orang-orang yang memiliki
kepribadian extrovert, intuiting, feeling, persiping karena orang-orang yang
seperti inilah yang mudah untuk berelasi dengan customers, yang easy going, dan
berperasaan dalam pengambilan keputusan. Kenapa sih orang di industry
pariwisata cenderung memiliki seseorang dengan perilaku demikian? Ya balik lagi
akrena kita bergerak di bidang jasa pariwisata sudah pasti kita akan bertemu
langsung dengan customers. Tapi guys justru disini jika kalian memiliki
kepribadian introvert kalian ga perlu khawatir karena justru profesionalisme
kalian di mulai dari kepribadian kalian. Kalian harus mau berusaha untuk keluar
dari zona nyaman kalian sebagai orang yang introvert dan harus bekerja secara
professional dengan segala hal yang kalian lakukan. Nah nantinya kalian akan
belajar mengahadapi customers, bersikap ramah, murah senyum,dsb dan nantinya
dari situ tanpa kalian sadari kalian telah mengembangkan diri kalian menjadi
luar biasa dan kalian juga mengembangkan diri menjadi seseorang yang
professional. Selama kita ada kemauan pasti kita bisa kok guys.
Jadi
guys setelah kita membahas tentang hal kalian tau kan jadinya kenapa kita
psikologi pelayanan itu ada kaitannya dengan industri pariwisata? Iya itu
karena kita itu harus mempunyai sesuatu yang beda yang tidak standard yang bisa
membuat terkenang dan balik lagi menggunakan jasa kita untuk kegiatan
pariwisata selanjutnya. Maksud detailnya gimana sih? Pasti itu kan yang
sekarang kalian tanya-tanya? Jadi gini biar memudahkan kalian dan tidak membuat
bingung.
Jadi
psikologi itu berhubungan dengan yang namanya kebutuhan/keinginan dan pelayanan
itu selalu berhubungan yang namanya dengan satisfaction/ kepuasan. Disini kita
sebenernya sudah belajar bagaimana sih suatu jasa dikatakan sudah memberikan
pelayanan yang terbaik pada customersnya apabila :
a.
Memenuhi Kebutuhan Customers
b.
Menciptakan kebutuhan baru
c.
Membuat customers menjadi sangat amat puas dan terkenang akan pelayanan yang
kita berikan
Hal
tersebut merupakan kunci utama kita untuk bagaimana memberikan pelayanan yang
baik, professional, dan beretika kepada customers sehingga dengan memahami dan
menerapkan konsep tersebut kita dapat memberikan pelayanan yang terbaik yang
menjadikan customers sangat puas dan membuat customers nyaman dan senang untuk
menggunakan jasa pariwisata di perusahaan kita lagi.
Terakhir
untuk membuat readers jadi semakin mengerti mengenai peranan psikologi
pelayanan dalam industry pariwisata. Saya mau memberikan contoh yang sering
muncul di kalangan industri pariwisata. Saya akan ambil contohnya mengenai
industri travel agent karena saya mahasiswa pariwisata jadi saya mencoba untuk
mengkaitkan hal ini dengan materi yang sedang saya bahas.

Suatu
hari di salah satu travel agent akan mengadakan perjalanan tour ke salah satu
destinasi wisata Indonesia yang cukup terkenal yaitu Bali. Tentu kalo
membicarakan Bali hampir semua travel agent bisa membuat paket tour ini dengan
simple sesuai kemauan si customers. Namun travel agent pertama yang akan
mengadakan ke Bali ini memiliki suatu perbedaan diantara travel agent lainnya.
Perbedaan itu terletak dari keingininan memberikan pelayanan yang terbaik.
Travel agent yang pertama ini menggunakan dan menerapkan konsep service
excellent yaitu travel agent ini tidak hanya mau memenuhi kebutuhan si
customersnya saja karena menurut mereka itu adalah hal standard yang travel
agent lainnya bisa lakukan dan untuk itu mereka melakukan hal yang berbeda
yaitu dengan mencoba menciptakan kebutuhan baru. Iya jadi disini si travel
agent ini mengadakan tour sesuai dengan keinginan si customers dengan
mengunjungi beberapa objek wisata seperti pantai kuta, tanah lot, bedugul,
jogger, dsb. Namun di suatu hari dalam itinerary tersebut ada objek wisata yang
tidak masuk di itinerary namun di berikan secara gratis dan sebagai kejutan
kepada customers yang telah menggunakan jasa pariwisatanya misalnya dengan
memberikan kejutan dengan mengunjungi pantai pandawa dan menonton pertunjukkan
barong. Dengan adanya hal tersebut kita sudah membuat customers sangat puas
dengan segala hal terbaik yang telah kita lakukan bahkan mereka mungkin
berpikir hal tersebut di luar ekspektasi mereka dan kita sebagai travel agent
dapat memberikan sesuatu yang beda yang sangat berkesan dan memberikan kepuasan
kepada customers kita. Dari hal itu karena kepuasaan cutomers kepada travel
agent maka si customers sudah sangat percaya dan tidak akan ragu lagi
menggunakan jasa perjalanan kita saat mereka ingin berlibur. Nah dari situlah
kita mulai merintis karier perkembangan industri travel kita dimana disaat
sudah ada banyak pelanggan tetap kita juga tetap harus berkomitmen akan
konsistensi dalam pemberian pelayanan terbaik untuk seluruh customers kita
dengan hal yang mememuhi kebutuhan customers dan juga dalam hal membuat
inovasi-inovasi baru yang menarik customers dan bisa menjadi kebutuhan baru
juga bagi mereka sehingga kepuasaan akan segala hal yang kita lakukan dapat
terus tercapai dan dengan hal demikian industri travel kita pun dapat terus
maju dan berkembang dengan adanya penerapan konsep service excellent.
Dari beberapa materi, kasus dan contoh yang
diatas hal tersebut dapat membuktikan bahwa psikologi pelayanan memang sangat
penting diketahui dan dipelajari oleh kita semua untuk berkembangnya dan
majunya industri pariwisata. Hal tersebut juga dapat menajadi pembelajaran
untuk kita semua dalam hal memberikan pelayanan yang terbaik, membangun relasi
yang baik, mendapatkan kepuasaan, kesan yang baik, serta kepercayaan akan jasa
yang kita berikan kepada pelanggan.
So, readers mungkin hari ini itu aja yang saya
bisa bagikan mengenai peranan psikologi pelayanan di dalam industri pariwisata.
Semoga bermanfaat dan kedepannya dapat menjadikan kita sebagai insan pariwisata
yang dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada customers kita. See u on my
next post ya readers :) Have a great day.

